Kamis, 19 April 2018

Infrastruktur Teknologi Informasi Dan Perkembangan Teknologi (bagian 4)


Pertanyaan diskusi tugas ke-4:
1.      Mengapa memilih perangkat keras dan perangkat lunak komputer merupakan keputusan yang penting bagi manajemen ? apa saja isi-isu manajemen organisasi, dan teknologi yang harus dipertimbangkan dalam memilih perangkat keras dan perangkat lunak komputer ?
Jawaban:
Memilih perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) menjadi pertimbangan penting dan utama manajemen, karena kedua peranti tersebut memiliki nilai strategis serta memiliki peranan sebagai sumber daya saing/kompetensi utama suatu organisasi dalam menyongsong era informasi yang berkembang pesat saat ini. Sehingga nantinya diharapkan dapat menghasilkan informasi yang valid serta tepat waktu dalam proses pengambilan keputusan oleh manajemen dan juga diharapkan dapat membantu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi melalui basis data sistem.
Isu manajemen, organisasi dan teknologi yang perlu dipertimbangkan adalah:
a.       Analisa sistem
Manajemen harus mampu mengumpulkan informasi, melakukan study mendalam untuk membeli dan mengembangkan sistem yang akan diaplikasikan. Konseptual desain dan Fleksibilitas sistem
Manajemen harus mampu mengidentifikasi serta melakukan evaluasi alternatif terkait sistem yang dirancang dengan memperhatikan spesifikasi rinci hasil analisa sistem untuk disesuaikan dengan kebutuhan para pemakai informasi.
b.      Integrasi informasi  
Dengan konseptual desain dan fleksibilitas sistem yang optimal diharapka integrasi antar seluruh bagian organisasi dapat berjalan efektif dan efisien.

2.      Haruskah setiap organisasi memakai jasa penyedia layanan perangkat lunak untuk setiap kebutuhan perangkat lunak mereka ? jelaskan jawaban anda ! faktor-faktor manajemen, organisasi ataupun teknologi apa saja yang harus dipertimbangkan dalam membuat keputusan ini ?
Jawaban:
                        Menurut saya jasa penyedia layanan perangkat lunak itu harus dipakai tentunya dalam mengoperasikan dan mengelola berbagai aktivitas yang ada, karena tanpa adanya penyedia layanan maka saya kira seluruh kegiatan tidak akan berjalan dengan baik, tidak efektif dan efisien.
                        Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan adalah faktor manajemen pengambil keputusan untuk kontrol manajemen secara prinsip memberi perhatian pada bagaimana sumber-sunber digunakan secara efektif dan efisien dan bagaimana unit-unit operasional menjalankan tugasnya.
3.      Apa keuntungan dan kerugian dari cloud computing ?
Jawaban:
A.    Kelebihan cloud computing
-Efisien biaya
Perusahaan yang memakai cloud computing tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk alokasi hardware.
-Akses mudah
Tidak perlu menggunakan komputer untuk menyimpan data karena data yang digunakan akan tersimpan didalam server.
-Fleksibilitas untuk menambah kapasitas
Penambahan komputer tidak perlu dilakukan, dengan melakukan self-provisioning hanya dalam hitungan menit kapasitas yang ditambah siap digunakan.
-Manajemen sistem dan monitoring
Proses ini akan lebih mudah karena sudah terkoneksi dengan web portal pelanggn.
-Meningkatkan availability dan ketersediaan data
Sistem yang digunakn cloud sudah didesain hight availability, sistem tersebut sudah berada pada data center yang sudah menjamin ketersediaan listrik, pendingin dan lainnya yang sudah menjadi fasilitas pendukung.
B.     Kekurangan cloud computing
Salah satu yang penyebab yang menjadi cloud computing sukses menjalankan tugasnya adalah dengan adanya koneksi internet. Jika tidak ada koneksi internet jangan berharap untuk bisa menggunakan komputasi awaan. Hal ini yang menjadi penyebab atau hambatan perusahaan yang menggunakan teknologi komputasi awan tidak bisa eksis didaerah yang belum terintegrasi internet. 



Infrastruktur Teknologi Informasi Dan Perkembangan Teknologi

Infrastruktur TI didefinisikan sebagai sumber daya teknologi bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi system informasi perusahaan yang terperinci. Infrastruktur TI meliputi investasi dalam peranti keras, peranti lunak, dan layanan-seperti konsultasi, pendidikan, dan pelatihan-yang terbesar di seluruh perusahaan atau tersebar diseluruh unit bisnis dalam perusahaan.
Infrastruktur TI terdiri atas sekumpulan perangkat dan aplikasi peranti lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu perusahaan besar secara keseluruhan.

Namun infrastruktur TI juga merupakan sekumpulan layanan firewide (mencakup seluruh perusahaan) yang dianggarkan oleh pihak manajemen dan terdiri atas kapabilitas manusia dan kapabilitas teknis. Layanan yang dapat disediakan oleh perusahaan untuk para pelanggan, pemasok dan para pekerjanya adalah kegunaan langsung dari infrastruktur TI perusahaan tersebut. Idealnya, infrastruktur ini mendukung bisnis perusahaan dan strategi sistem informasinya. Teknologi informasi yang baru mempunyai dampak besar terhadap bisnis perusahaan dan strategi system informasinya. Teknologi informasi yang baru mempunyai dampak besar terhadap bisnis dan strategi TI, sama seperti layanan yang dapat disediakan bagi para pelanggan.

Infrastuktur TI terdiri atas sekumpulan perangkat dan aplikasi peranti lunak yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu perusahaan besar secara keseluruhan.
Infrastruktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusi selama lebih dari 50 tahun di dalam platform komputasi. Lima tahap dalam evolusi ini adalah :
1. Era Mesin Akuntansi Elektroni
2. Era Maninframe Umum dan Komputer Mini
3. Era PC
4. Era Klien/Server
5. Era Komputasi Internet Perusahaan

Perubahan infrastruktur TI yang baru dijelaskan telah menghasilkan perkembagna dalam memrosesan komputer, chip memori, perangkat penyimpanan, telekomunikasi, dan jaringan peranti keras dan peranti lunak, dan rancangan peranti lunak yang telah meningkatkan daya komputasi secara eksponensial sementara mengurangi biaya juga secara eksponensial. Berikut adalah perkembangan-perkembangan yang terpenting :
1. Hukum Moore dan Daya Pemrosesan Mikro
Menjelaskan peningkatan eksponensial dalam daya pemrosesan dan penurunan eksponensial dalam biaya teknologi komputer, melipatgandakan daya prosesor setiap 18 bulan sekali dan menurunkan harga komputasi setengahnya.
2. Hukum Penyimpanan Digital Besar
Menjelaskan penurunan eksponensial dalam biaya penyimpanan data yang bunyinya ”Jumlah kilobyte data yang dapat disimpandalam media magnetik dengan biaya $1 menjadi dua kali lipat setiap 15 bulan.
3. Hukum Metcalfe dan Ekonomi Jaringan
Menjelaskan semakin banyaknya penggunaan komputer dengan menunjukkan bahwa nilai sebuah jaringan bagi anggota jaringan tersebut meningkat secara eksponensial seiring anggota jaringan tersebut semakin banyak lagi.
4. Mengurangi Biaya Komunikasi dan Internet
Turunnya biaya komunikasi dengan cepat dan semakin banyaknya kesempatan dalam industri teknologi untuk menggunakan standar-standar komputasi dan komunikasi
5. Dampak Jaringan dan Standar
Standar teknologi adalah spesifikasi yang menentukan kompatibilitas berbagai produk dan kemampuan berkomunikasi dalam sebuah jaringan.

Standar teknologi meluncurkan skala ekonomi yang dahsyat dan menghasilkan penurunan harga karena para produsen berkonsentrasi pada produk yang dibuat berdasarkan standar tunggal. Tanpa skala ekonomi tersebut, komputasi bagain apa pun akan menjadi jauh lebih mahal daripada yang ada saat ini.

Komponen Infrastruktur Teknologi Informasi
Infrastruktur data center sering kali mencakup elemen daya, pendinginan dan bangunan yang diperlukan untuk mendukung perangkat keras data center. Infrastruktur perangkat keras pada data center biasanya melibatkan:
·         Server
·         Subsistem penyimpanan
·         Perangkat jaringan, seperti switch, router dan kabel fisik
·         Dan peralatan jaringan khusus, seperti firewall jaringan.
Infrastruktur data center juga memerlukan pertimbangan infrastruktur keamanan teknologi informasi secara hati-hati. Ini bisa termasuk keamanan fisik untuk bangunan, seperti entri kunci elektronik, video konstan dan pengawasan manusia terhadap tempat, akses yang dikendalikan dengan hati-hati ke server dan ruang penyimpanan, dan sebagainya. Ini memastikan hanya personil yang berwenang yang dapat mengakses infrastruktur perangkat keras data center dan mengurangi potensi kerusakan berbahaya atau pencurian data.
Di luar data center adalah infrastruktur internet, yang mencakup media transmisi seperti:
·         kabel serat optik
·         satelit
·         antena antariksa
·         router
·         agregator
·         repeater
·         penyeimbang beban
·         komponen jaringan lainnya yang mengendalikan jalur transmisi.

Tahap-Tahap Evolusi Teknologi Informasi (TI)
Infrastruktur TI di dalam organisasi saat ini merupakan hasil dari evolusi selama lebih dari 50 tahun di dalam platform komputasi. Lima tahap dalam evolusi ini adalah :
1.      Era Mesin Akuntansi Elektronik Evolusi mesin akuntansi elektronik (pada tahun 1930-1950) adalah mesin akuntansi elektronik terspelisiasasi yang merupakan komputer primitif yang digunakan untuk perusahaan akuntansi.
2.      Era Maninframe Umum dan Komputer Mini
Infrastruktur TI dalam era mainframe (tahun 1959 hingga sekarang) terdiri atas sebuah mainframe yang melakukan pemrosesan terpusat yang dapat dihubungkan keribuan terminal dan pada akhirnya beberapa komputasi terdesentralisasi dan per departemen menggunakan komputer mini dalam jaringan.


3.      Era PC
Era PC (tahun 1981 hingga sekarang) dalam infrastruktur TI didominasi oleh penggunaan komputer deskop dengan perangkat produktivitas kantor.
4.      Era Klien/Server
Infrastruktur yang lebih mendominasi pada era klien /server (tahun 1983 hingga sekarang) terdiri atas jaringan klien deskop atau leptop hinggan komputer server yang lebih kuat menangani kebanyakan pengelolaan dan pemrosesan data.
5.      Era Komputasi Internet Perusahaan
Perubahan infrastruktur TI yang diatas telah menghasilkan perkembangan dalam pemrosesan komputer, chip memori, perangkat penyimpanan, telekomunikasi, dan jaringan peranti keras dan peranti lunak, dan rancangan peranti lunak yang telah meningkatkan daya komputasi secara eksponensial sementara mengurangi biaya juga secara eksponensial.

Berikut beberapa jenis infrastruktur teknologi informasi:
1.      Infrastruktur IT yang Dinamis
Adalah kerangka kerja yang dapat secara otomatis menyediakan dan menyesuaikan diri karena tuntutan beban kerja yang berubah. Ini meminimalkan waktu dan usaha yang diperlukan untuk mengelola infrastruktur dan sangat mengurangi kesalahan, sambil memastikan sumber daya digunakan seefisien mungkin. Administrator IT juga dapat memilih untuk mengelola sumber daya ini secara manual.
2.      Infrastruktur IT Untuk Misi Kritis
Adalah kerangka kerja dimana aset sangat penting agar operasi lanjutan mereka diperlukan untuk menjamin keamanan suatu negara, ekonomi dan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Konsep seputar ketersediaan tinggi (High Availibility) dan ketahanan sangat penting di sini, sering termasuk pusat data jarak jauh dan sumber daya awan untuk mendukung redundansi beban kerja. Biasanya, infrastruktur IT seperti ini dapat ditemui pada Data Center dengan peringkat Tier III dari Uptime Institute. Data center Tier III sering digunakan untuk menjadi Disaster Recovery Center (DRC).
3.      Infrastruktur Contact Center
Merupakan kerangka kerja yang terdiri dari sumber daya fisik dan virtual sehingga fasilitas call center perlu beroperasi secara efektif. Komponen infrastruktur meliputi pendistribusi panggilan otomatis, unit respon suara terpadu, integrasi komputer-telephony dan manajemen antrian.
4.      Infrastruktur Cloud
Mencakup lapisan abstraksi yang meng-virtualisasikan sumber daya dan secara logis menyajikannya kepada pengguna melalui internet melalui antarmuka program aplikasi dan command-line atau antarmuka grafis API. Kemampuan tambahan mencakup layanan mandiri pengguna, penagihan otomatis atau tagihan balik, dan pelaporan sisi pengguna, sehingga pengguna dapat melihat sumber daya dan layanan yang mereka gunakan, serta biaya yang sesuai. Demikian pula, infrastruktur penyimpanan awan adalah kerangka kerja yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak yang mendukung persyaratan komputasi dari layanan penyimpanan awan pribadi atau publik.
5.      Infrastruktur Bayangan
Adalah bagian dari kerangka kerja yang terdiri dari perangkat lunak, tidak terdokumentasi, namun aktif. Perangkat lunak atau layanan yang keberadaan dan fungsinya tidak diketahui oleh administrator sistem – terlepas dari kenyataan bahwa ini mungkin merupakan bagian integral dari berlanjutnya pengoperasian infrastruktur terdokumentasi. Hal ini sering disebut sebagai “shadow IT“, dan ini bisa membuat kerentanan keamanan atau kepatuhan yang serius bagi organisasi.
6.      Infrastruktur Bayangan
Adalah bagian dari kerangka kerja yang terdiri dari perangkat lunak, tidak terdokumentasi, namun aktif. Perangkat lunak atau layanan yang keberadaan dan fungsinya tidak diketahui oleh administrator sistem – terlepas dari kenyataan bahwa ini mungkin merupakan bagian integral dari berlanjutnya pengoperasian infrastruktur terdokumentasi. Hal ini sering disebut sebagai “shadow IT“, dan ini bisa membuat kerentanan keamanan atau kepatuhan yang serius bagi organisasi.Shadow IT banyak kita temui pada era digital sekarang ini, dimana pelanggan dan karyawan membawa perangkat mereka sendiri. BYOD atau “Bring Your Own Device” dapat memberikan kerentanan pada infrastruktur IT anda. Untuk itu, anda harus menerapkan konsep keamanan “zero trust network“.

Dampak dari Perkembangan Teknologi
Dengan perkembangan teknologi yang demikian cepat dan luasnya, tentu saja akan timbul berbagai dampak pada pola tingkah laku manusia dalam kehidupannya sehari-hari. Contohnya, interaksi sosial dalam suatu masyarakat dari yang semula sulit mendapatkan akses pengetahuan karena keterbatasan atau letak geografis yang tidak strategis bisa berubah menjadi sangat mudah untuk mengakses berbagai informasi sesuai dengan keinginan  dan yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Namun tak jarang teknologi membuat interaksi antar manusia menjadi semakin sedikit. Karena antar masyarakat lebih cenderung sibuk dengan teknologi yang digunakan tanpa berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar atau dengan lawan bicaranya.  Jika hal tersebut terjadi berkelanjutan, maka akan muncul dampak-dampak interaksi sosial yang tidak menyenangkan. Selain itu, dampak dari perubahan suatu bangsa terhadap bentuk teknologi yang dihasilkan dapat pula berpengaruh pada sistem sosial yang ada. Perubahan ini berasal dari luar yang disebut sebagai perubahan kontak, yaitu perubahan selektif, terjadi apabila warga dalam suatu sistem sosial bersikap terbuka terhadap pengaruh yang datang dari luar. Ini berarti, ide baru yang diterimanya itu didasarkan atas kebutuhan yang dirasakannya sendiri. Sebaliknya perubahan kontak yang terarah atau terencana memang disengaja oleh pihak luar seperti dari agen pembaru tadi, yang secara intensif guna suatu tujuan tertentu berusaha memperkenalkan ide baru.
Adopsi terhadap ide-ide baru didasarkan atas kesadaran sendiri sehingga proses penyebaran dan penggunaannya dalam suatu masyarakat juga akan disesuaikan dengan sistem sosial budaya mereka, paling tidak akan dilakukan secara spontan serta warga masyarakat cenderung pasif. Kesadaran perlunya perubahan dan kemungkinan manfaat yang akan diperoleh melalui perubahan sangat ditentukan oleh pihak luar sehingga dapat mengakibatkan perubahan persepsi; misalnya perubahan itu perlu dilakukan dan terdapat manfaat yang diperoleh melalui perubahan tersebut.



KASUS        : SKIMMING
saat ini kemajuan teknologi sudah tidak dapat dibendung lagi segala aktifitas yang kita lakukan sehari hari hamper semuanya menggunakan teknologi, dari mulai yang sederhana sampai yang rumit sekalipun pasti menggunakan teknologi,
namun tanpa kita sadari juga teknologi sekarang ini banyak yang disalahgunakan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga terkadang banyak orang yang menjadi korban oleh orang orang yang menyalah gunakan teknologi tersebut, contohnya seperti kasus skimming yang di lakukan oleh warga negara asing.
          Dan belakangan ini banyak beredar berita berita mengenai tindak pencucian uang yang dilakukan oleh kebanyakan adalah warna negara asing, kasus ini dilakukan dengan cara mencuri data data pribadi korban.
Tindakan skimming ini banyak mengancam reputasi perbankan, banyak para nasabah yang khawatir atas asset mereka, kebanyakan mereka takut bahwa mereka akan menjadi target selanjutnya oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dan dalam kasus ini diharapkan peran pemerintah dan pihak perbankan harus lebih menigkatkan tingkat keamanan perbankan lagi karena seperti yang kita sudah ketahui sekarang ini kebanyakan korban korban dari tidakan skimming ini adalah warga negara kita , dan dihimbau juga untuk para masyarakat agar lebih berhati hati dalam bertransaksi online karena pelakunya dapat mencuri data data pribadi korban dan memanfaatkannya untuk melakukan tindak kejahatan yang seperti kita ketahui sekarang ini ( skimming )

Minggu, 01 April 2018

Isu sosial dan etika dalam sistem informasi (Bagian 3)



ISU SOSIAL DAN ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI

Pada masa sekarang ini manusia berada pada era informasi, hal itu berarti bahwa informasi sudah menyentuh seluruh segi kehidupan dan penghidupan, baik pada tingkat individu, tingkat kelompok, dan tingkat organisasi. Begitu banyak sekali manfaat adanya sistem informasi melalui teknologi-teknologi canggih seperti saat ini, tapi banyak juga dampak negatif untuk masyarakat. Sistem Informasi menimbulkan pertanyaan etika baru baik untuk individu dan masyarakat karena mereka menciptakan peluang bagi perubahan sosial yang intens, dan dengan demikian mengancam distribusi kekuasaan, uang, hak, dan kewajiban yang ada. Seperti teknologi lainnya, seperti mesin uap, listrik, telepon, dan radio, informasi teknologi dapat digunakan untuk mencapai kemajuan sosial, tetapi juga dapat digunakan untuk melakukan kejahatan dan mengancam nilai-nilai sosial dihargai. Pengembangan dari teknologi informasi akan menghasilkan manfaat bagi banyak dan biaya untuk orang lain.
Masyarakat mulai perhatian terhadap etika, terutama karena kesadaran bahwa komputer dapat menggangu hak privasi individu. Dalam dunia bisnis, salah satu alasan utamanya adalah masalah pembajakan. Namun, subjek etika komputer lebih dalam daripada hanya sekedar masalah privasi dan pembajakan. Untuk itu, isu sosial yang menyebabkan etika berubah negatif maka harus di cegah dari individu dan masyarakat sekitar yang bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk diri sendiri maupun orang lain.

ISU ETIKA DAN SOSIAL YANG TEKAIT DENGAN SISTEM INFORMASI
Teknologi dapat membawa perubahan yang cukup besar yang menciptakan isu-isu sosial yang harus diselesaikan masyarakat. meningkatkan kemampuan jaringan teknologi informasi internet, yang memiliki kapasitas penyimpanan dan dapat memperluas jangkauan seperti individu dan organisasi dalam bertindak. Sistem informasi secara online menimbulkan tantangan-tantangan baru yang menciptakan dilema etika, dimana bisa menciptakan akuntabalitas ( pertanggung jawaban) atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan standar untuk kualitas sistem pengaman yang melindungi keamanan individu dan masyarakat serta melindungi nilai sosial dan etika yang sangat penting bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi.
Permasalahan etika dalam sistem informasi telah memberikan desakan baru dengan semakin maraknya penggunaan internet dan perdagangan elektronik. Permasalahn etika yang mendesak lainnya yang disebabkan oleh sistem informasi adalah untuk menciptakan akuntabilitas atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan standart untuk kualitas sistem pengamanan yang melindungi keamanan individu dan masyarakat, dan melindungi nilai dan institusi yang sangat penting bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi.


1.        Model Pemikiran Tentang Isu Etika, Sosial, dan Politis
Isu etika, sosial, dan politik sangat terkait satu dengan yang lainnya. Dilema etika yang mungkin anda hadapi sebagai seorang manajer sistem informasi biasanya timbul dalam perdebatan sosial dan politik. Pengenalan teknologi informasi yang baru memiliki dampak yang seperti gelombang, menimbulkan isu etika, sosial, dan politis baru yang harus ditangani ditingkat individu, sosial, dan politis. Isu ini memiliki lima dimensi moral: hak dan kewajiban informasi, hak dan kewajiban kepemilikan,kualitas sistem, kualitas hidup, dan akuntabilitas dan pengendalian.
Model ini dapat digunakan untuk menggambarkan dinamika yang menghubungkan isu etika, sosial dan poltis. Model ini juga bermanfaat untuk mengidentifikasi dimensi moral yang utama dari teknologi informasi, yang saling melintasi berbagai tingkatan tindakan individu, sosial, dan politis.
2.      Tren Teknologi Utama Yang Memunculkan Isu Etika
Ada empat tren teknologi utama yang bertanggung jawab atas tekanan-tekanan etika ini, yaitu:
1.      Kecepatan komputasi belipat dua kali setiap 18 bulan, Pengaruh → Banyak organisasi bergantung pada sistem komputer untuk operasi yang penting.
2.      Biaya penyimpanan data menurun dengan cepat, Pengaruh → perusahaan dapat dengan mudah memelihara secara terperinci masing-masing basis datanya.
3.      Kemajuan analisis data, Pengaruh → perusahaan dapat menganalisis data berukuran besar yang diperoleh secara terpisah untuk mengembangkan profil yang terperinci aas perikau individu.
4.      Kemajuan jaringan dan internet, Pengaruh → menyalin data dari lokasi ke lokasi yang lain dan mendapatkan data pribadi dari lokasi yang jauh menjadi sangat mudah.
Kemajuan dalam penyimpanan data telah menyebabkan kejahatan rutin atas privasi individu menjadi murah dan efektif. Sistem penyimpanan data yang besar telah cukup murah untuk suatu daerah dan bahkan perusahaan eceran lokal menggunakannya dalam mengidentifikasi pelanggannya. Penggunaan komputer untuk menggabungkan data dari sumber yang banyak ini dan menghasilkan dokumen elektronik berisi informasi perorangan yang terperinci disebut profiling.
Sebuah teknologi analisis data terbaru yang disebutnonobvious relationship awareness (NORA) telah memberikan lebih banyak kapasitas profiling bagi sektor swasta dan pemerintah. NORA dapat mengambil informasi tentang seseorang dari berbagai sumber yang terpisah, seperti aplikasi karyawan, catatan telepon, daftar pelanggan, dan daftar orang-orang yang dicari. Dan mengaitkan hubungan untuk memperoleh koneksi tersembunyi yang tidak jelas yang mungkin dapat membantu mengedintifikasi pelaku kejahatan atau teroris.
Perkembanagn jaringan komunikasi digital dunia yang secara luas tersedia untuk individu dan perusahaan menimbulkan banyak perhatian etika dan sosial.

ETIKA DALAM MASYARAKAT INFORMASI
Etika adalah suatu masalah bagi manusia yang memiliki kebebasan untuk memilih. Etika adalah tentang pilihan masing-masing orang.
1.      Konsep Dasar: Tanggung Jawab, Akuntabilitas, dan Liabilitas
Pilihan etika adalah keputusan yang dibuat oleh setiap orang yang akan bertanggung jawab untuk setiap konsekuensi yang timbul dari tindakannya.
Tanggung jawab (responsibility) adalah sebuah elemen penting dari tindakan etika.
Akuntabilitas (accountability) adalah ciri-ciri dari sistem dan institusi sosial: ini berarti bahwa ada mekanisme yang menetukan siapa yang melakukan tindakan yang bertanggung jawab, siapa yang bertanggung jawab.
Liabilitas (liability) adalah ciri dari sistem politis dimana suatu badan hukum mengambil peranan yang memberi izin kepada individu untuk memperbaiki kerugian yang disebabkan oleh pelaku,sistem atau organisasi lain.
2.      Analisis Etika
Ketika dihadapkan pada situasi yng tampaknya memunculkan isu etika, dalam menganalisis masalah. Terdapat lima langkah berikut untuk mengatasinya, antara lain:
1.            Identifikasi dan jelaskan faktanya dengan jelas.
2.            Didefinisikan konflik atau dilemanya dan identifikasi nilai-nilai luhur yang terlibat.
3.            Identifikasi pihak-pihak yang berkepentingannya.
4.            Identifikasi pilihan yang dapat anda ambil denagn beralasan.
5.            Identifikasi potensi konsekuensi dari pilihan anda.
3.      Prinsip Etika Kandidat
1.            Perlakuan orang lain seperti apa yang anda harapkan dari orang lain (Golden Rule).
2.            Jika sebuah tindakan tidak baik untuk dilakukan oleh semua orang, tindakan itu tidak baik untuk dilakukan oleh siapapun juga.
3.            Jika sebuah tindakan tidak tepat dilakukan berulang-ulang, tindakan ini tidak tepat diambil.
4.            Ambil tindakan yang dapat mencapai sebuah nilai yang lebih besar atau luhur.
5.            Ambil sebuah tindakan yang menghasilkan potensi bahaya atau biaya yang paling sedikit.
6.            Asumsikan bahwa sebenarnya semua objek nyata dan tidak nyata dimiliki oleh seseorang kecuali jika ada pernyataan khusus yang lain (disebut dengan aturan etika “tidak ada makan siang gratis”ethical “no free lunch” rule).
4.     Dilema Etika
Sistem informasi telah menciptakan dilema etika baru di mana satu set kepentingan diadu lain. Sebagai contoh, banyak dari telepon besar perusahaan di Amerika Serikat menggunakan teknologi informasi untuk mengurangi ukuran tenaga kerja mereka. Perangkat lunak pengenalan suara mengurangi kebutuhan operator manusia dengan memungkinkan komputer untuk mengenali respon pelanggan untuk serangkaian pertanyaan komputerisasi.

1.   DIMENSI MORAL SISTEM INFORMASI

 Hak Informasi : Privasi dan kebebasan di era internet
Privasi adalah klaim individu untuk dibiarkan sendiri, bebas dari pengawasan atau intervensi dari individu atau organisasi lain, termasuk Negara. Klaim atas privasi juga terdapat dalam dunia kerja, contoh ; jutaan karyawan menjadi subyek pengawasan elektronik dan bentuk teknologi tinggi lainnya (Ball, 2001). Teknologi dan sistem informasi membahayakan klaim individu atas privasi dengan membuat invasi terhadap privasi menjadi murah, menguntungkan, dan efisien.
·                     Tantangan Internet Terhadap Privasi
Teknologi internet menimbulkan tantangan baru atas perlindungan privasi pribadi. Karena informasi yang dikirim melalui jaringan yang sangat luas mungkin saja melewati banyak sisten komputer yang Berbeda sebelum informasi mencapai tujuan akhirnya. Setiap sistem ini mempunyai kemampuan untuk melakukan pengawasan, pengambilan, dan penyimpanan komunikasi yang melewati sistem tersebut.
Sangat memungkinkan untuk merekam semua aktivitas online dari puluhan juta orang, termasuk kelompok berita (news group) atau file online mana yang telah diakses, situs web dan halaman web mana yang telah dikunjungi, dan barang apa saja yang telah dilihata oleh orang-orang.
·                     Solusi Teknis
Selain perundang-undangan, teknologi baru telah bermunculan untuk melindungi privasi pengguna selama berinteraksi di Web. Saat ini juga ada perangkat yang membantu pengguna menentukan jenis data pribadi yang dapat diambil oleh situs-situs Web. Batasan preferensi Privasi, yang disebut dengan P3P, menentukan komunikasi otomatis kebujakan privasi antara sebuah situs perdagangan dan pengunjungnya.






2.      Hak Kekayaan : Kekayaan Intelektual
Sistem informasi yang kontemporer memiliki tantangan yang berat bagi undang-undang dan praktik yang ada serta melindungi kekayaan intelektual pribadi. Kekayaan intelektual dianggap sebagai kekayaan tidak tampak yang diciptakan oleh seseorang atau perusahaan. Teknologi informasi telah membuat perlindungan kekayaan intelektual yang sulit dilakukan karena informasi yang terkomputerisasi dapat dengan mudah digandakan atau didistribusikan pada jaringan. Kekayaan intelektual dilindungi oleh berbagai perlindungan dalam tiga tradisi sah yang berbeda, yakni rahasia, hak cipta, dan hak paten.
·                     Rahasia Dagang
Produk karya intelektual apapun-rumus, perangkat, pola, atau kompilasi data yang digunakan untuk sebuah tujuan bisnis dapat diklasifikasikan sebagai rahasia dagang (trade secret), asalkan hal itu tidak didasarkan pada informasi di domain publik. Perlindungan untuk rahasia dagang bervariasi di setiap negara. Pada umumnya, undang-undang rahasia dagang mengizinkan monopoli untuk ide-ide dari sebuah produk karya, meskipun monopoli tersebut bisa jadi sangat lemah.
·                     Hak Cipta
Hak cipta adalah pengakuan oleh undang-undang yang melindungi pencipta kekayaan intelektual dari penggandaan hasil karyanya oleh pihak lain untuk tujuan apapun selama usia hidup pencipta ditambah 70 tahun setelah penciptanya meninggal. Sedangkan untuk perusahaan, perlindungan hak cipta akan berakhir 95 tahun setelah penciptaan pertamanya.

         Hak Paten
Hak paten memberikan hak monopoli eksklusif kepada pemilik gagasan yang melatar belakangi suatu penemuan. Konsep-konsep dasar dalam undang-undang hak paten adalah orisinalitas, kebaruan, dan penemuan. Kekuatan perlindungan hak paten adalah bahwa hak paten memberikan hak monopoli untuk sebuah konsep dasar dan gagasan dari piranti lunak.


PRAKTIK APLIKASI SIM
Penggunaan teknologi informasi memiliki dampak yang besar dalam masalah isu etika dan sosial, berkenaan dengan hal ini terdapat dampak positif dan dampak negatif.
Dampak positif dari teknologi informasi adalah:
a.            Sebagai media yang dapat menghemat biaya
Pemanfaatan teknologi informasi dimulai pada saat teknologi informasi dianggap sebagai media yang dapat menghemat biaya dibandingkan dengan metode konvensional, misalkan saja pemakaian mesin ketik, kertas, penghapus, tip-ex, proses editing, dsb yang cenderung tidak efisien. Sekarang dengan bantuan komputer kita bisa melihat hasil ketikan di layar monitor sebelum dicetak (paperless). Lebih efisien dalam waktu dan tempat penyimpanan file. Makanya dahulu banyak kursus mengetik, sekarang sudah jarang kita temui kursus mengetik apalagi di kota-kota besar.

b.      Internet sebagai media komunikasi
Merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web) / jaringan situs-situs web para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi dengan cepat dan murah.

c.       Pendidikan
Menjadi media pendidikan, karena adanya situs-situs yang berhubungan pendidikan. Sehingga mendorong seseorang untuk kembali belajar, dan menambah wawasan yang ada.

d.      Media untuk mencari informasi atau data
Perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. Kemudahan memperoleh informasi melalui internet membuat para pelaku IT tahu apa saja yang terjadi. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.

e.       Perdagangan
Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan. Seperti, pengiriman barang melalui paket.

Sedangkan dampak negatifnya adalah:
·           Penggunaan komputer yang bertujuan untuk memperingan dan mempercepat pekerjaan, di sisi lain bisa menimbulkan pengangguran, karena beban pekerjaan semakin berkurang dengan adanya komputer.
·           Adanya kemungkinan penyalahgunaan data untuk kepentingan pribadi. Kemudahan pengelolaan informasi dalam bentuk pangkalan data memberi peluang untuk memindahkan data yang tadinya milik pribadi atau rahasia dapat diakses oleh orang lain.
·           Perlindungan terhadap hak cipta seseorang sulit diwujudkan. Sebuah karya atau kumpulan data dapat dengan mudah dikopi dan dimiliki oleh orang lain tanpa seizin pemilik informasi tersebut. Terlebih jika tujuannya digunakan untuk mencari keuntungan pribadi.
·           Ketergantungan pada komputer menimbulkan kelemahan bila listrik mati atau komputer terserang virus, maka data tidak dapat diakses.
·           Ketidakmampuan sumber daya manusia dalam menguasai teknologi dapat menimbulkan kendala dan memunculkan anggapan bahwa teknologi justru menghambat pekerjaan.
·                     Perjudian.


Pertanyaan diskusi bagian 3 :
1.   Haruskah pembuat layanan berbasis perangkat lunak seperti ATM, dimintai pertanggung jawaban terhadap kerugian ekonomis yang diakibatkan oleh kegagalan sistem mereka ?
Jawaban:
Menurut kelompok kami tentu saja mereka harus bertanggung jawab, karena layanan tersebut diberikan oleh pihak bank yang menyediakan fasilitas-fasilitas berbasis ATM, apa bila terjadi kesalahan seperti gagal transfer atau transfer pending ataupun terjadi pembobolan terhadap rekening nasabah yang bisa saja terjadi yang mengakibatkan kerugian ekonomis bagi penggunanya, tentu harus dilaporkan terhadap pihak bank dan tentunya pihak bank harus menyelesaikan permasalahan yang terjadi sampai selesai karena semua keamanan sistim harus d jamin sepenuhnya oleh pihak bank agar pihak-pihak yang memakai jasa mereka tetap percaya terhadap jasa mereka dan tetap memakai sistim yang mereka tawarkan karna hal tersebut (konsumen)  merupakan sebuah asset terhadap perusahaannya.

2.   Haruskah perusahaan- perusahaan bertanggung jawab terhadap meningkatnya angka pengangguran yang diakibatkan oleh sistem informasi yang mereka terapkan ? mengapa dan mengapa tidak ?
Jawaban: 
Harus, karena pihak perusahaan harus memikirkan tanggung jawab sosial yang mana harus turut membantu pemerintah dalam dalam mengurangi tingkat pengangguran di indonesia. Pemerintah sangat membutuhkan peran perusahaan dalam mengurangi pengangguran dengan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan memberikan pelatihan-pelatihan agar sumber daya manusia yang ada dapat produktif guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.
  

3.   Diskusikan pro dn kontra tentang pengumpulan data yang dilakukan oleh perusahaan dalam melakukan penargetan perilaku ?
Jawaban:
Oleh karena adanya pro dan kontra untuk masing-masing jenis, bauran dari berbagai jenis dapat memberikan manfaat. Misalnya catatan penjualan dapat memberikan wawasan yang berharga, tetapi tidak dapat meramalkan kinerja dengan baik. Dalam  melakukan wawancara dari telepon dapat dilakukan dengan cepat dan relatif mahal, tetapi jumlah iformasi yang dapat diperoleh terbatas, titik awal dari setiap program riset pemasaran sebaiknya merupakan penelitian tentang bahan-bahan yang ada. Jika dikombinasikan dengan informasi penjual internal, kekayaan informasi yang tersedia dari informasi yang diterbitkan bisa menjadi metode riset yang paling kuat yang terbuka bagi suatu perusahaan. Pengumpulan data merupakan langkah pertama dalam riset, data harus mendapat arahan sebelum menjadi informasi yang relevan dan informasinya akan relevan jika perusahaan sudah mempunyai tujuan.


 KASUS
Isu Sosial dan Etika dalam Sistem Informasi Mengenai KORUPSI
SEBENARNYA korupsi itu merupakan suatu hal yang sangat jahat, merusak dan dipandang sangat negatif. Jika membicarakan tentang korupsi akan menemukan faktanya seperti itu karna korupsi ini menyangkut factor ekonomi dan politik, penggelapan uang Negara atau perusahaan serta bagaimana para birokrat seenaknya saja memanfaatkan jabatannya. Kata korupsi sudah tidak asing lagi kita dengar, apalagi kasus-kasus korupsi yang sering terjadi di Indonesia.
         
Sungguh sangat disayangkan, para birokrat yang hanya mementingkan kepentingan sendiri bukan melayani masyarakat dengan baik. Kini korupsi semakin marak di Indonesia seakan sangat sulit diberantas dan telah menjadi budaya. Masalah korupsi pun kini tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat. 
         
Misalnya di Riau, tidak heran kalau Riau masuk dalam daftar target operasi pemberantasan korupsi oleh KPK. Dewasa ini pun, juga lagi marak-maraknya terbongkar berita pungli dimana-mana baik fasilitas umum dan sosial. Mendengar akan hal itu, masyarakat sudah tidak kaget lagi. Masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa, mereka sudah mencoba untuk meminta keadilan, tapi tidak ada perubahan juga. 
         
Contoh kasus yang baru-baru ini terjadi yaitu mantan bupati Bengkalis yang terjerat 3 kasus korupsi yang salah satunya bahkan sudah divonis bersalah. Kini, mantan bupati Bengkalis itu sudah menyandang status tersangka dalam dugaan pencucian yang bernilai ratusan miliar rupiah. Saat ini pun, mantan bupati itu masih menjalani siding di Pengadilan Tipikor Negeri Pekanbaru.
         
Seharusnya, sebagai seorang pemimpin baik didaerah maupun pemerintahan, harus menjadi pemimpin yang bijaksana, adil dan tidak semena-mena. Sebagai seorang pemimpin tidak boleh menyalahgunakan wewenang yang telah dipercaya kepada dirinya dan harus menjalankannya sebagaimana mestinya. Karna itu sangat merugikan Negara atau perusahaan itu sendiri, masyarakat dan diwaktu yang akan datang akan merugikan diri sendiri. Kenyataannya, masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang baik malah merugikan masyarakat.

Sebenarnya upaya pemberantasan korupsi dapat dilakukan dalam berbagai cara jika dikerjakan dengan baik dan maksimal, misalnya dalam tindakan pencegahan dan pemulihan. Untuk itu, tindakan yang tegas kiranya perlu dilakukan agar Indonesia khususnya Riau ini terbebas dari korupsi dan tercapainya tujuan nasional.s


ANALISIS KASUS
          Menurut kami, sebaiknya korupsi yang ada di riau ini diberikan hukuman yang cukup berat selain hukuman kurungan kepada para koruptor ini juga dikenakan hukuman denda dengan jumlah yang setimpal dengan yang dikorupsikannya. Karena dengan hukuman yang sesuai, para koruptor ini akan merasakan kesusahan, baik bagi keluarga selama yang bersangkutan maupun bagi dirinya sendiri setelah menjalani hukumannya .
Dengan adanya hukuman yang berat untuk para koruptur sehingga menyebabkan para koruptor bisa jera dan tidak ada korupsi lagi terutama di Riau.
          Dengan adanya sistem informasi yang semakin canggih di era saat ini juga dapat menyebabkan para koruptor bersemangat dalam menjalankan aksinya dalam menyalahgunakan sistem infomasi yang ada saat ini. Sehingga dengan adanya sistem informasi yang canggih ini, pemerintah bisa dapat menggunakan nya sebaik mungkin agar segala sesuatu yang di anggap penting bisa segera di atasi.
          Dan sebaiknya masyarakat Riau dalam menangani kasus ini bisa jadi brhati-hati dalam memilih calon seorang pemimpin dengan etika yang baik dan dapat di percaya serta dapat mnjalankan setiap tugas-tugasnya sesuai dengan telah disepakati dengan jujur dan mampu membuat masyarakat Riau khususnya menjadi lebih sejahtera.